Story

Bursa Brasil Melemah, Indeks Bovespa Terkoreksi 1,52% di Akhir Perdagangan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 24, 20261 min read
Bursa Brasil Melemah, Indeks Bovespa Terkoreksi 1,52% di Akhir Perdagangan

Summary

Indeks acuan saham Brasil, Bovespa, ditutup anjlok 1,52% pada perdagangan Jumat, tertekan oleh pelemahan signifikan di sektor Ketenagalistrikan, Utilitas Publik, dan Keuangan.

Text size
Background

Indeks saham acuan Brasil, Bovespa, mengalami tekanan jual yang signifikan dan ditutup melemah tajam 1,52% pada akhir sesi perdagangan hari Jumat. Pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian yang melanda sektor-sektor berbobot besar seperti Ketenagalistrikan, Utilitas Publik, dan Keuangan.

Rincian Kinerja Pasar

Di Bursa Efek B3 di Sao Paulo, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif. Data penutupan menunjukkan bahwa jumlah saham yang mengalami penurunan harga lebih banyak daripada yang naik, dengan perbandingan 470 saham melemah berbanding 438 saham yang menguat, sementara 54 saham lainnya tidak berubah.

Indikator volatilitas pasar, CBOE Brazil Etf Volatility, yang mengukur ekspektasi fluktuasi harga opsi Bovespa, tercatat naik 0,27% ke level 29,36. Kenaikan ini mengindikasikan sedikit peningkatan ketidakpastian di kalangan investor.

Saham Penggerak Utama

Beberapa saham menjadi pemberat utama indeks pada sesi kali ini, sementara sejumlah kecil saham lainnya berhasil melawan tren pelemahan pasar.

Saham Pecundang Teratas

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • ISA Energia Brasil SA Preferencial (ISAE4) anjlok 7,16% dan ditutup di level 26,46.
  • Hapvida Participacoes e Investimentos (HAPV3) turun 5,25% menjadi 9,92.
  • Caixa Seguridade Participacoes SA (CXSE3) terkoreksi 5,21% ke posisi 21,27.

Saham Pemenang Teratas

  • YDUQS Participacoes SA (YDUQ3) memimpin penguatan dengan kenaikan 3,05%.
  • Telefonica Brasil SA (VIVT3) menguat 2,22%.
  • MRV Engenharia e Participacoes SA (MRVE3) naik 1,59%.

Konteks Pasar Komoditas dan Valuta

Di pasar komoditas, pergerakan harga terpantau beragam. Harga minyak mentah untuk pengiriman September turun 1,94% menjadi $90,40 per barel. Sebaliknya, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,15% menjadi $4.056,17 per troy ounce.

Di pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/BRL relatif stabil di level 5,08, sementara EUR/BRL melemah 0,17% ke 5,79. Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik tipis 0,04% ke 101,32.

Back to latest news

LATEST