Story

Bloomsbury Akan Terima Kompensasi dari Penyelesaian Gugatan AI Anthropic Senilai $1,5 Miliar

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 22, 20261 min read
Bloomsbury Akan Terima Kompensasi dari Penyelesaian Gugatan AI Anthropic Senilai $1,5 Miliar
Text size
Background

Bloomsbury Publishing (LON:BLPU) pada hari Selasa mengumumkan akan menerima kompensasi sebagai bagian dari penyelesaian gugatan senilai $1,5 miliar yang diajukan terhadap perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic. Penyelesaian ini menjawab klaim bahwa Anthropic menggunakan buku-buku yang dilindungi hak cipta tanpa otorisasi untuk melatih model AI miliknya.

Detail Penyelesaian Gugatan

Penyelesaian ini berasal dari gugatan kelompok (*class-action*) yang diajukan oleh para penulis terhadap Anthropic. Para penggugat menuduh perusahaan teknologi tersebut menggunakan karya tulis mereka secara tidak sah untuk melatih *chatbot* AI populer mereka, Claude.

Seorang hakim federal di Amerika Serikat telah menyetujui gugatan tersebut pada hari Senin, membuka jalan bagi pembayaran kompensasi kepada pihak-pihak yang terkena dampak. Kasus ini menjadi sorotan dalam perdebatan yang lebih luas mengenai penggunaan materi berhak cipta sebagai data pelatihan untuk model AI generatif.

Dampak Finansial bagi Bloomsbury

Sample IUX Markets – In-articleAd

Menurut pernyataan resmi Bloomsbury, pengadilan AS telah mengidentifikasi 14.087 judul buku terbitannya yang tercakup dalam penyelesaian ini. Hal ini menempatkan penerbit tersebut sebagai salah satu penerima manfaat yang signifikan dari kesepakatan tersebut.

Struktur kompensasi yang diusulkan adalah sebagai berikut:

  • Sekitar $3.000 per judul buku yang teridentifikasi.
  • Pembayaran tersebut akan dibagi rata antara penulis dan penerbit.

Bagi investor, penyelesaian ini dapat menandakan potensi aliran pendapatan baru bagi perusahaan penerbitan di tengah maraknya pengembangan AI. Ini juga menyoroti risiko hukum dan finansial yang dihadapi oleh perusahaan AI yang tidak memiliki lisensi yang jelas untuk data pelatihan mereka.

Back to latest news

LATEST