Story

Bitcoin Terpuruk ke $77.100 karena Ketegangan AS-Iran dan Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Menakut-nakuti Investor

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 20, 20262 min read
Bitcoin Terpuruk ke $77.100 karena Ketegangan AS-Iran dan Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Menakut-nakuti Investor

Summary

Mata uang kripto terbesar di dunia mengalami penurunan di tengah kemerosotan pasar yang lebih luas, karena meningkatnya konflik geopolitik dan kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS meredam selera investor terhadap aset berisiko.

Text size
Background

Bitcoin jatuh pada hari Kamis, mundur bersama mata uang kripto utama lainnya karena meningkatnya konflik militer antara AS dan Iran serta lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS memperburuk sentimen investor. Aset digital terkemuka ini turun 2,6% menjadi $77.180,6 pada pukul 9:45 pagi ET, menurut data dari Investing.com, yang mencerminkan suasana penghindaran risiko yang lebih luas di pasar global.

Tekanan Ganda pada Kripto

Kecemasan investor dipicu oleh laporan tentang pertukaran militer paling intens minggu ini sejak konflik AS-Iran dimulai pada akhir Februari. Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap 10 kapal, sementara AS melaporkan menenggelamkan lima kapal tanker minyak Iran sebagai tanggapan. Meningkatnya risiko geopolitik telah membuat harga minyak mentah Brent tetap di atas $100 per barel.

Harga minyak yang tinggi secara berkelanjutan memicu kekhawatiran akan inflasi yang didorong oleh energi yang terus-menerus, menyebabkan pasar mengantisipasi sikap hawkish yang berkelanjutan dari Federal Reserve AS. Sentimen ini telah mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik tajam, dengan obligasi 10 tahun mencapai level tertinggi dalam tiga tahun. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset spekulatif yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti Bitcoin, yang secara historis berkinerja buruk selama siklus kenaikan suku bunga Fed.

Penurunan Pasar yang Lebih Luas

Penurunan ini tidak hanya terjadi pada Bitcoin, karena sebagian besar mata uang kripto alternatif, atau altcoin, juga mengalami penurunan. Penurunan ini berdampak pada seluruh ekosistem aset digital, dengan token-token utama mencatat kerugian yang signifikan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Ether (ETH), mata uang kripto terbesar kedua, turun 3,1% menjadi $2.425,32.
  • XRP turun 4,7%.
  • Altcoin utama lainnya termasuk Solana (SOL) dan Cardano (ADA) masing-masing turun 4,2% dan 3,6%.
  • Binance Coin (BNB) mencatat kerugian sekitar 5%.

Komentar Industri

Terlepas dari tekanan harga jangka pendek, beberapa pemimpin industri tetap optimis tentang lintasan jangka panjang Bitcoin. Dalam wawancara Bloomberg TV di Singapura pada hari Kamis, CEO Coinbase Global Brian Armstrong menyatakan keyakinannya bahwa Bitcoin telah mencapai titik terendahnya untuk siklus saat ini.

"Bitcoin memiliki siklus empat tahun. Saya pikir titik terendahnya telah tercapai untuk siklus ini, secara pribadi, dan kita akan melihatnya mulai kembali naik dalam satu atau dua tahun ke depan saat kita menuju halving berikutnya," kata Armstrong. Ia juga mencatat bahwa kejelasan regulasi untuk industri kripto di AS "terus membaik," dengan mengutip kemajuan legislasi di Senat.

Back to latest news

LATEST