Story
Reli Bitcoin Picu Lonjakan Saham Penambang Kripto Hingga 67%, Geser Fokus dari AI

Reli harga Bitcoin pada Agustus telah memicu pergeseran signifikan dalam arus modal, dengan saham perusahaan penambang kripto melonjak tajam dan menggeser fokus investor dari sektor kecerdasan buatan (AI). Kenaikan ini memaksa perusahaan penambang yang sebelumnya beralih ke infrastruktur AI untuk kembali fokus pada nilai inheren aset kripto.
Kinerja Saham Penambang Ungguli Sektor AI
Saham-saham perusahaan penambang kripto mengalami lonjakan harga hingga 67% selama bulan Agustus, membalikkan tren strategis sebelumnya yang condong ke arah AI. Menurut laporan dari BlocksBridge Consulting, kenaikan Bitcoin sekitar 23% pada akhir Agustus melampaui kinerja sebagian besar saham infrastruktur yang terkait dengan AI.
Secara spesifik, beberapa perusahaan menunjukkan kinerja luar biasa:
- Canaan (CAN.US), American Bitcoin (ABTC.US), dan Cango (CANG.US) mencatatkan kenaikan saham antara 41% hingga 67%.
- Sebaliknya, saham yang terkait dengan infrastruktur AI seperti CoreWeave (CRWV.US) naik sekitar 21%, sementara Nebius (NBIS.US) naik 17% dan IREN (IREN.US) naik 15%.
- Perusahaan penambang yang telah berinvestasi besar di bidang AI dan komputasi kinerja tinggi justru melihat harga sahamnya stagnan atau menurun.
Pendorong Reli dan Aksi Korporasi
Menurut data yang dianalisis oleh Woofun AI, reli harga Bitcoin didorong oleh tiga faktor utama. Faktor-faktor tersebut adalah peningkatan program pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS untuk menyediakan likuiditas, optimisme regulasi pasca-pertemuan di Gedung Putih mengenai kripto, dan fenomena *short squeeze* masif yang melikuidasi posisi senilai lebih dari $1,6 miliar.
AdSentimen positif ini tercermin dalam aksi korporasi besar. MicroStrategy (MSTR.US) kembali melakukan pembelian dengan mengakuisisi 4.603 BTC dengan harga rata-rata $80.318 per koin. Sementara itu, Asset Entities (ASST.US) membeli 1.800 BTC senilai sekitar $143 juta, meningkatkan total kepemilikannya menjadi 23.156 BTC dan menjadikannya pemegang BTC publik terbesar kelima.
Di ekosistem Ethereum, BitMine (BMNR.US) terus mengakumulasi aset secara konsisten selama 65 minggu berturut-turut. Perusahaan menambahkan 53.501 ETH pekan lalu, sehingga total kepemilikannya melampaui 5,9 juta ETH atau setara 4,9% dari total pasokan yang beredar.
Sektor Keuangan Tradisional Rencanakan Stablecoin
Tren integrasi aset digital dengan sistem keuangan konvensional terus berlanjut. Sebuah konsorsium yang terdiri dari 21 lembaga keuangan besar, termasuk Bank of America (BAC.US), Goldman Sachs (GS.US), dan Citigroup (C.US), berencana mendirikan perusahaan baru untuk mengembangkan dan menerbitkan *stablecoin*.
Aliansi ini menargetkan peluncuran *stablecoin* berdenominasi dolar AS pada paruh pertama tahun 2027, yang kemudian akan diperluas ke mata uang negara G7 lainnya. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi pembayaran lintas batas dan penyelesaian aset digital, serta dirancang untuk mematuhi kerangka regulasi seperti MiCA di Uni Eropa dan peraturan terkait di AS.