Story
Bitcoin Stabil di Atas $64.000, Abaikan Ketegangan Geopolitik di Selat Hormuz

Bitcoin diperdagangkan relatif tidak berubah di atas level $64.000 pada akhir pekan, menunjukkan ketahanan terhadap ketidakpastian geopolitik setelah Washington mengonfirmasi bahwa jalur pelayaran penting melalui Selat Hormuz tetap tidak terganggu.
Dengan pasar keuangan tradisional yang tutup, Bitcoin secara efektif menjadi salah satu aset likuid utama yang tersedia untuk menilai perkembangan geopolitik.
Reaksi Pasar yang Terkendali
Harga aset kripto terbesar di dunia ini tercatat di level $64.188 pada hari Minggu, menurut data Investing.com. Stabilitas ini terjadi setelah Presiden Donald Trump dan Komando Pusat AS (CENTCOM) sama-sama menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran, membantah klaim penutupan oleh Iran.
Berbeda dengan eskalasi ketegangan di Timur Tengah sebelumnya, pasar kripto menunjukkan sedikit tanda-tanda kepanikan. Para investor kini menantikan pembukaan kembali pasar minyak untuk melihat apakah harga minyak mentah akan merefleksikan ketegangan terbaru ini.
Fokus Beralih ke Regulasi dan Teknis
AdPerhatian investor juga tertuju pada perkembangan di Washington, di mana Senator Cynthia Lummis kembali menyerukan Kongres untuk mengesahkan CLARITY Act. Undang-undang ini bertujuan untuk memperjelas tanggung jawab pengawasan antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) terkait aset digital.
Sementara itu, di dalam komunitas pengembang Bitcoin, perdebatan mengenai proposal BIP-110 terus berlanjut. Proposal ini, yang bertujuan untuk membatasi sementara data non-finansial di blockchain, menghadapi dukungan yang sangat minim dari para penambang utama, dengan angka dukungan tetap di bawah 1%.
Sentimen Pasar Kripto yang Lebih Luas
Pasar altcoin secara umum diperdagangkan lebih rendah. Ethereum (ETH) menjadi salah satu dari sedikit aset kripto utama yang mencatatkan kenaikan, sementara XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) semuanya mengalami penurunan.
Di sisi lain, perkembangan positif datang dari Singapura, di mana kerja sama antara kepolisian dan tujuh bursa kripto, termasuk Coinbase, berhasil mencegah potensi kerugian penipuan senilai lebih dari $4,2 juta. Operasi ini menyoroti peran kemitraan publik-swasta yang semakin penting dalam membangun kepercayaan pada ekosistem aset digital.