Story
Pertumbuhan Organik Avolta Capai 3,7% di Semester I 2026, Pendapatan Sedikit di Bawah Konsensus

Summary
Peritel travel asal Swiss, Avolta, melaporkan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 3,7% pada paruh pertama 2026, meskipun total pendapatan sedikit meleset dari ekspektasi analis. Profitabilitas perusahaan tertekan oleh gangguan temporer di Timur Tengah dan biaya awal operasional bandara baru.
Peritel travel asal Swiss, Avolta, melaporkan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 3,7% untuk paruh pertama tahun 2026, dengan total pendapatan mencapai CHF 6,45 miliar. Angka pendapatan ini sedikit berada di bawah estimasi konsensus dari dua analis sebesar CHF 6,46 miliar.
Rincian Kinerja Keuangan
Menurut laporan perusahaan, laba bersih yang disesuaikan pada periode tersebut mencapai CHF 96 juta, dengan laba per saham (EPS) yang disesuaikan tercatat sebesar CHF 0,25. Perusahaan juga mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar CHF 583 juta, yang menghasilkan marjin 9,10%.
Berikut adalah beberapa metrik keuangan utama lainnya untuk semester pertama 2026:
- EBIT Disesuaikan: CHF 409 juta
- Arus Kas Bebas: CHF 207 juta
- Utang Bersih: CHF 2,7 miliar
Selama periode ini, Avolta juga mengeksekusi program pembelian kembali saham (share buyback) senilai CHF 106 juta. Peningkatan generasi kas pada kuartal kedua diatribusikan pada langkah-langkah efisiensi dan disiplin operasional.
AdFaktor yang Mempengaruhi Profitabilitas
Profitabilitas Avolta selama paruh pertama tahun ini mendapat tekanan dari beberapa faktor. Perusahaan menyebut adanya gangguan temporer di Timur Tengah serta biaya tahap awal yang terkait dengan operasi baru di bandara JFK (New York) dan Pudong (Shanghai).
Meski demikian, pihak manajemen menyatakan bahwa operasi di kedua bandara baru tersebut berjalan sesuai rencana. Perusahaan mengantisipasi kemajuan operasional yang bertahap di JFK dan Pudong sepanjang sisa tahun 2026.
Prospek Jangka Menengah Ditegaskan Kembali
Avolta mengonfirmasi kembali target jangka menengahnya. Perusahaan menargetkan pertumbuhan organik tahunan antara 5% hingga 7% dan mengharapkan ekspansi marjin CORE EBITDA sebesar 20 hingga 40 basis poin dalam jangka menengah.