Story

Bank Sentral Angola Tambahkan Yuan ke Daftar Mata Uang Cadangan Wajib

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Bank Sentral Angola Tambahkan Yuan ke Daftar Mata Uang Cadangan Wajib
Text size
Background

Bank Sentral Angola telah memperluas daftar mata uang yang dapat digunakan oleh bank-bank komersial di negara tersebut untuk memenuhi persyaratan cadangan wajib dalam valuta asing, dengan secara resmi menambahkan yuan China.

Rincian Kebijakan Baru

Bank of Angola mengumumkan perubahan ini dalam sebuah arahan bertanggal 2 Juli, yang dipublikasikan di situs web resminya. Dengan penambahan ini, yuan kini bergabung dengan mata uang lain yang telah disetujui sebelumnya.

Mata uang yang disetujui untuk cadangan wajib di Angola sekarang meliputi:

  • Dolar AS
  • Euro
  • Rand Afrika Selatan
  • Yuan China

Cadangan wajib adalah dana yang harus disimpan oleh bank-bank nasional di bank sentral. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas keuangan dan mengelola likuiditas dalam sistem perbankan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks Hubungan Angola-China

Langkah ini menggarisbawahi pentingnya hubungan ekonomi antara kedua negara. China telah menjadi mitra dagang utama Angola dan sumber pembiayaan infrastruktur yang signifikan. Angola merupakan salah satu pemasok minyak mentah utama ke China dan telah menerima pinjaman miliaran dolar dari China untuk berbagai proyek pembangunan.

Penerimaan yuan sebagai mata uang cadangan dapat memfasilitasi perdagangan dan investasi di antara kedua negara, serta berpotensi mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam transaksi bilateral.

Tren Internasionalisasi Yuan

Keputusan Angola sejalan dengan tren yang lebih luas di mana yuan semakin penting sebagai mata uang di Afrika, didorong oleh posisi China sebagai mitra dagang terbesar di benua tersebut. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa dolar AS tetap menjadi mata uang cadangan dan perdagangan yang dominan di tingkat global.

Back to latest news

LATEST