Story

Angola Resmi Akui Yuan sebagai Mata Uang Cadangan bagi Bank Lokal

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
Angola Resmi Akui Yuan sebagai Mata Uang Cadangan bagi Bank Lokal
Text size
Background

Bank sentral Angola telah memperluas daftar mata uang yang dapat digunakan oleh bank-bank lokal untuk memenuhi persyaratan cadangan wajib valuta asing, dengan menambahkan yuan Tiongkok. Langkah ini menggarisbawahi semakin dalamnya hubungan ekonomi antara Angola dan mitra dagang utamanya, Tiongkok.

Detail Kebijakan Baru

Bank of Angola mengumumkan perubahan tersebut dalam sebuah arahan tertanggal 2 Juli yang dipublikasikan di situs webnya pada hari Kamis. Dengan penambahan ini, yuan kini bergabung dengan mata uang lain yang telah disetujui sebelumnya.

Bank-bank di Angola sekarang dapat menggunakan mata uang berikut untuk cadangan wajib mereka:

  • Yuan Tiongkok (CNY)
  • Dolar AS (USD)
  • Euro (EUR)
  • Rand Afrika Selatan (ZAR)
Sample IUX Markets – In-articleAd

Cadangan wajib adalah dana yang harus disimpan oleh bank-bank nasional di bank sentral. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas keuangan dan mengelola likuiditas dalam sistem perbankan.

Konteks dan Implikasi Pasar

Langkah ini merupakan cerminan dari peran Tiongkok sebagai mitra dagang utama dan sumber pembiayaan infrastruktur yang signifikan bagi Angola. Negara Afrika ini merupakan pemasok minyak mentah penting bagi Tiongkok dan telah menerima pinjaman miliaran dolar dari Tiongkok untuk berbagai proyek pembangunan.

Bagi investor dan analis pasar, kebijakan ini menandakan peningkatan bertahap pengaruh yuan di Afrika, seiring dengan posisi Tiongkok sebagai mitra dagang terbesar di benua tersebut. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa dolar AS masih memegang posisi dominan sebagai mata uang cadangan dan perdagangan utama di tingkat global.

Back to latest news

LATEST