Story
Saham Alphabet Anjlok Akibat Laporan Penundaan Model AI Gemini

Summary
Saham Alphabet turun setelah sebuah laporan menyebutkan bahwa model AI andalannya, Gemini 3.5 Pro, mengalami penundaan berbulan-bulan, memicu kekhawatiran investor atas posisi kompetitif perusahaan.
Saham Alphabet Inc. (NASDAQ:GOOGL) melemah 2,3% pada perdagangan hari Kamis menyusul laporan dari Bloomberg yang menyatakan bahwa Google terlambat beberapa bulan dari jadwal untuk merilis model kecerdasan buatan (AI) andalannya yang paling kuat, Gemini 3.5 Pro.
Detail Keterlambatan dan Dampak Pasar
Menurut laporan tersebut, yang mengutip sumber internal, penundaan ini disebabkan oleh kebutuhan Google untuk meluangkan waktu tambahan guna meningkatkan kemampuan model, terutama dalam hal pengkodean (*coding*). Keterlambatan ini dilaporkan telah menimbulkan frustrasi di kalangan insinyur, peneliti AI, dan manajer di Google.
Bagi investor, berita ini memicu kekhawatiran bahwa Google berisiko kehilangan posisi pasarnya dalam perlombaan AI. Persaingan yang ketat menuntut peluncuran produk yang cepat dan canggih, dan setiap penundaan dapat memberikan keuntungan bagi para pesaing.
Persaingan AI Semakin Ketat
Kemunduran ini menjadi sorotan karena para rival utama seperti Anthropic dan OpenAI terus memproduksi model yang dinilai melampaui kemampuan Gemini saat ini. Baru-baru ini, OpenAI dan Meta Platforms Inc. telah merilis model baru yang menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan penawaran Google dalam kemampuan AI untuk menulis kode.
AdLaporan Bloomberg juga menyebutkan bahwa Google sempat memperbarui data yang digunakan untuk melatih Gemini guna meningkatkan keterampilan ini, namun hasilnya dinilai mengecewakan. Hal ini menambah tekanan pada perusahaan untuk mengejar ketertinggalan teknisnya.
Tanggapan Google
Seorang juru bicara Google menyatakan bahwa perusahaan "meluncurkan dengan cepat di berbagai model" sambil tetap menjaganya agar hemat biaya bagi pelanggan. Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Google saat ini sedang menguji Gemini 3.5 Pro, model Flash yang telah ditingkatkan, dan model lainnya bersama para mitra.
Google juga dilaporkan tengah berdiskusi dengan pemerintah AS mengenai pengujian model dan kerangka kerja keamanan yang lebih luas. Laporan tersebut mencatat bahwa struktur internal Google yang kompleks dan keterlibatan pemerintah dalam memantau model-model AI canggih dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap potensi perlambatan.