Story
CEO Airbus: Pengiriman Semester I Sejalan dengan Target Tahunan 870 Pesawat

Summary
CEO Airbus Guillaume Faury mengonfirmasi bahwa target pengiriman 870 pesawat untuk tahun 2026 berada di jalur yang tepat, menyusul peningkatan 15% pada semester pertama dan stabilisasi pasokan mesin.
CEO Airbus, Guillaume Faury, menyatakan bahwa produsen pesawat Eropa tersebut berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target pengiriman setahun penuh sebanyak 870 pesawat, didukung oleh kinerja yang kuat pada paruh pertama tahun ini dan stabilnya pasokan mesin.
Kinerja Semester Pertama
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC TV di sela-sela Farnborough Airshow, Faury mengungkapkan bahwa pengiriman pesawat pada semester pertama 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kami telah mengirimkan 15% lebih banyak pesawat pada paruh pertama tahun 2026 dibandingkan paruh pertama tahun 2025," kata Faury, menurut kutipan yang dirilis oleh CNBC. "Jadi, ini sangat konsisten dengan lintasan peningkatan yang ingin kami capai tahun ini."
AdImplikasi bagi Investor dan Industri
Pernyataan Faury memberikan sinyal positif bagi investor dan pasar, mengindikasikan bahwa masalah rantai pasok, terutama terkait pasokan mesin yang sebelumnya menjadi kendala, kini mulai stabil. Kemampuan untuk mempertahankan laju produksi yang konsisten sangat penting untuk memenuhi pesanan yang menumpuk dari maskapai penerbangan global.
Pencapaian target pengiriman ini akan menjadi pendorong utama pendapatan dan profitabilitas perusahaan. Bagi industri penerbangan, kelancaran pengiriman pesawat baru sangat penting untuk modernisasi armada dan peningkatan efisiensi bahan bakar, terutama di tengah volatilitas harga energi.