Story
Indeks AEX Turun 1,10% karena Saham Sektor Keuangan dan Material Mengalami Penurunan.

Summary
Indeks acuan Belanda AEX ditutup lebih rendah pada hari Kamis, tertekan oleh kerugian signifikan di sektor keuangan dan bahan baku. Penurunan ini terjadi meskipun ada kenaikan pada beberapa saham teknologi dan energi, yang mencerminkan sesi yang beragam untuk pasar Amsterdam.
Indeks acuan AEX Belanda mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan penurunan 1,10%, karena tekanan sektoral dari sektor keuangan, bahan baku, dan properti membebani sentimen investor. Penurunan yang meluas ini menyebabkan jumlah saham yang turun jauh lebih banyak daripada yang naik di Bursa Efek Amsterdam.
Pelemahan Sektoral
Sentimen negatif meluas, dengan 75 saham turun dibandingkan dengan 22 saham yang naik, sementara 8 saham tetap tidak berubah, menurut data dari Investing.com. Sektor keuangan sangat terpukul, memberikan kontribusi signifikan terhadap kerugian indeks.
Di antara saham-saham dengan kinerja terburuk pada sesi tersebut adalah:
- ArcelorMittal SA (AS:MT), yang turun 4,41%.
- ING Groep NV (AS:INGA), turun 3,92%.
- ABN Amro Bank NV (AS:ABNd), yang juga mengakhiri hari dengan penurunan 3,92%.
Sektor yang Mengalami Peningkatan
Meskipun terjadi penurunan secara keseluruhan, beberapa perusahaan unggulan berhasil melawan tren tersebut. Grup layanan informasi Wolters Kluwer dan produsen peralatan semikonduktor ASM International NV merupakan perusahaan yang mencatatkan kenaikan signifikan.
AdSaham-saham yang berkinerja baik di AEX antara lain:
- Wolters Kluwer (AS:WLSNc), yang naik 1,36%.
- ASM International NV (AS:ASMI), yang naik 0,90%.
- Shell PLC (AS:SHEL), yang naik 0,79% di tengah kenaikan harga minyak.
Indikator Pasar yang Lebih Luas
Di pasar komoditas, harga energi mengalami peningkatan yang signifikan. Minyak mentah untuk pengiriman November naik 1,97% menjadi $92,20 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 3,22% menjadi $101,19 per barel. Harga emas berjangka juga mengalami kenaikan moderat.
Di pasar mata uang, euro melemah terhadap dolar AS, dengan pasangan EUR/USD turun 0,81%. Indeks Volatilitas AEX, ukuran volatilitas pasar tersirat, tidak berubah di 21,09, menunjukkan bahwa ekspektasi terhadap fluktuasi harga di masa mendatang tidak meningkat meskipun terjadi penurunan pada hari itu.