Story
Data Ketenagakerjaan ADP dan Tiga Pidato dari Fed Akan Dijadwalkan pada Hari Selasa

Summary
Para investor menantikan laporan ketenagakerjaan ADP mingguan dan komentar dari tiga pejabat Federal Reserve pada hari Selasa untuk mendapatkan wawasan baru tentang pasar tenaga kerja AS dan arah kebijakan moneter di masa depan.
Investor bersiap menghadapi sesi penting pada hari Selasa, 22 September, dengan jadwal yang penuh dengan data ekonomi penting dan komentar bank sentral yang dapat memengaruhi sentimen pasar. Peristiwa utama hari itu termasuk angka ketenagakerjaan sektor swasta terbaru dan pidato dari tiga pejabat Federal Reserve terkemuka.
Pasar Tenaga Kerja dan Kebijakan Fed dalam Fokus
Data yang paling banyak dipantau adalah laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP, yang dijadwalkan rilis pukul 8:15 pagi ET. Laporan frekuensi tinggi tentang pertumbuhan pekerjaan sektor swasta ini, yang menunjukkan peningkatan 16,30 ribu pada minggu sebelumnya, menawarkan gambaran tepat waktu tentang kesehatan pasar tenaga kerja AS.
Setelah data pekerjaan, pelaku pasar akan menganalisis pernyataan dari beberapa anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk mendapatkan petunjuk tentang prospek kebijakan moneter. Pidato dijadwalkan dari:
- Presiden Fed New York John Williams pada pukul 10:05 ET
- Gubernur Fed Philip Jefferson pada pukul 10:20 ET
- Presiden Fed Richmond Thomas Barkin pada pukul 13:00 ET
AdKomentar-komentar ini akan dicermati untuk mencari perspektif baru tentang inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan potensi arah suku bunga.
Lelang Obligasi Pemerintah dan Rilis Penting Lainnya
Di pasar obligasi, Departemen Keuangan AS dijadwalkan untuk melakukan Lelang Obligasi 2 Tahun pada pukul 13:00 ET. Hasil lelang ini, yang mengikuti imbal hasil sebelumnya sebesar 4,315%, berfungsi sebagai indikator utama permintaan investor untuk utang pemerintah jangka pendek dan sentimen terhadap suku bunga.
Kemudian dalam sesi tersebut, American Petroleum Institute (API) akan merilis data persediaan minyak mentah mingguan pada pukul 16:30 ET. Laporan tersebut, yang terakhir menunjukkan peningkatan sebesar 7,140 juta barel, memberikan wawasan tentang tren permintaan energi. Rilis lain yang dijadwalkan termasuk indeks manufaktur dan jasa dari Richmond Fed serta data penjualan ritel mingguan Redbook.