Story

Harga Gandum Melemah di Tengah Harapan Meredanya Ketegangan Laut Hitam

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20261 min read
Harga Gandum Melemah di Tengah Harapan Meredanya Ketegangan Laut Hitam

Summary

Kontrak berjangka gandum di Chicago ditutup lebih rendah pada hari Senin, tertekan oleh harapan akan potensi de-eskalasi konflik di wilayah Laut Hitam yang krusial bagi pengiriman biji-bijian global.

Text size
Background

Kontrak berjangka gandum di Chicago Board of Trade (CBOT) berakhir melemah pada hari Senin menyusul munculnya harapan akan meredanya ketegangan konflik di Laut Hitam. Wilayah ini merupakan jalur vital bagi pengiriman gandum global yang sebelumnya telah mengalami gangguan signifikan.

Pergerakan Harga Kontrak Berjangka

Setelah sempat menguat di awal sesi perdagangan, kontrak berjangka gandum di Amerika Serikat dan Eropa berbalik arah menjadi negatif. Sentimen pasar berubah setelah muncul berita mengenai potensi kesepakatan di wilayah konflik.

Berikut adalah rincian penutupan harga pada hari Senin:

  • Kontrak gandum musim dingin merah lunak (soft red winter) untuk pengiriman Desember turun 3,25 sen menjadi $7,22 per gantang. Kontrak ini sempat menyentuh level terendah $7,10, level terendah sejak 26 Agustus.
  • Kontrak gandum musim dingin merah keras (hard red winter) di Kansas City untuk pengiriman Desember turun 6 sen menjadi $7,92-1/2 per gantang.
  • Kontrak gandum musim semi (spring wheat) di Minneapolis untuk pengiriman Desember turun 8,75 sen menjadi $7,36-1/4 per gantang.

Pemicu Pelemahan Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Katalis utama pelemahan harga adalah sebuah unggahan di media sosial oleh Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Ukraina dan Rusia telah mencapai kesepakatan untuk tidak saling menyerang infrastruktur energi masing-masing. Prospek stabilitas di kawasan tersebut menekan premi risiko pada harga komoditas.

Namun, optimisme pasar sedikit tertahan oleh pernyataan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Ia mengindikasikan bahwa Ukraina tetap skeptis mengenai apakah Rusia akan benar-benar mematuhi kesepakatan tersebut.

Data Ekspor AS

Dari sisi fundamental, Departemen Pertanian AS (USDA) melaporkan data inspeksi ekspor gandum mingguan. Laporan tersebut menunjukkan total inspeksi ekspor gandum AS mencapai 456.720 metrik ton.

Angka ini berada dalam rentang ekspektasi pasar, yang memperkirakan volume antara 300.000 hingga 500.000 metrik ton. Data yang sejalan dengan prediksi ini memberikan dampak netral terhadap pergerakan harga.

Back to latest news

LATEST