Story
Harga Solar di AS Tembus Rekor $6 per Galon untuk Pertama Kalinya

Summary
Harga rata-rata solar nasional di AS melampaui $6 per galon untuk pertama kalinya, dipicu oleh konflik geopolitik yang memperketat pasokan dan menipisnya tingkat persediaan.
Harga rata-rata solar nasional di Amerika Serikat untuk pertama kalinya melampaui $6 per galon pada hari Kamis, menurut data dari GasBuddy. Kenaikan bersejarah ini didorong oleh ketatnya pasokan global akibat konflik yang sedang berlangsung dan tingkat persediaan domestik yang rendah.
Pemicu Kenaikan Harga
Kenaikan harga solar terjadi seiring dengan lonjakan harga minyak mentah global. Harga minyak berjangka naik di atas $100 per barel pada hari Kamis di tengah perang AS-Iran yang terus berlanjut dan serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia, yang memperketat pasokan pasar.
Menurut data pasar, minyak mentah Brent ditutup pada level $107,63 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup pada $102,48 per barel. Angka ini menandai level tertinggi sejak pertengahan Mei.
Dampak Ekonomi dan Inflasi
Analis memperingatkan bahwa rekor harga solar ini akan berdampak luas terhadap perekonomian, berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi di seluruh rantai pasokan. Solar adalah bahan bakar utama untuk industri transportasi dan logistik.
Ad"Setiap truk, setiap pengiriman, setiap paket, setiap pengiriman bahan makanan menjadi lebih mahal," kata Patrick De Haan, seorang analis di GasBuddy, melalui platform media sosial X. Menurut De Haan, harga solar yang memecahkan rekor ini akan memengaruhi semua kargo, pengiriman, dan pengantaran di seluruh negeri.
Stok Menipis Perparah Situasi
Situasi ini diperburuk oleh tingkat persediaan yang rendah. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa stok solar berada di level 106,3 juta barel, atau 13% di bawah rata-rata lima tahun.
Berdasarkan data GasBuddy, harga solar saat ini telah naik sekitar $2,30 per galon dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tingkat persediaan yang rendah dan harga yang tinggi menunjukkan adanya tekanan signifikan pada pasokan yang dapat terus membebani konsumen dan bisnis.