Story

DFC AS Setujui Pinjaman €85 Juta untuk DTEK Ukraina Guna Perluas Penyimpanan Baterai

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20261 min read
DFC AS Setujui Pinjaman €85 Juta untuk DTEK Ukraina Guna Perluas Penyimpanan Baterai

Summary

Lembaga keuangan pembangunan AS, DFC, telah menyetujui pinjaman senilai €85 juta kepada perusahaan energi swasta terbesar Ukraina, DTEK, untuk memperluas fasilitas penyimpanan energi baterai di tengah serangan yang terus berlanjut terhadap infrastruktur energi negara tersebut.

Text size
Background

U.S. International Development Finance Corporation (DFC) menyetujui pinjaman senilai €85 juta ($97,5 juta) kepada DTEK, perusahaan energi swasta terbesar di Ukraina. Pendanaan ini ditujukan untuk memperluas kapasitas penyimpanan energi berbasis baterai, sebuah langkah krusial untuk menstabilkan pasokan listrik di tengah serangan Rusia yang terus-menerus terhadap infrastruktur energi negara tersebut.

Detail Pinjaman dan Signifikansinya

Pinjaman ini merupakan yang terbesar dari DFC untuk sektor energi Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pada tahun 2022. Menurut CEO DTEK, Maxim Timchenko, pendanaan ini tidak hanya penting secara finansial tetapi juga sebagai sinyal kepercayaan bagi investor lain.

"Pinjaman €85 juta ini berarti kami dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk membangun lebih banyak penyimpanan baterai dan proyek lainnya," kata Timchenko. Ia menambahkan bahwa langkah DFC menunjukkan adanya penilaian dan pemahaman dalam mengelola risiko, yang dapat mendorong investor swasta lainnya untuk mengikuti.

Dalam sebuah pernyataan, CEO DFC, Ben Black, mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memberdayakan DFC untuk melanjutkan investasi tersebut. Menurutnya, proyek ini akan mendukung ekspor Amerika, mengamankan infrastruktur kritis di Ukraina, dan memperkuat perusahaan AS di pasar-pasar penting dunia.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks: Upaya Stabilisasi Jaringan Listrik

Langkah ini diambil di tengah serangan rudal dan drone Rusia yang secara persisten menargetkan fasilitas energi Ukraina. DTEK, yang dimiliki oleh SCM Holdings milik orang terkaya Ukraina, Rinat Akhmetov, telah secara aktif berupaya meningkatkan ketahanan jaringan listrik.

Tahun lalu, DTEK meluncurkan fasilitas penyimpanan baterai terbesar di Ukraina dalam kemitraan dengan perusahaan teknologi yang berbasis di AS, Fluence. Enam sistem penyimpanan baterai telah terhubung ke jaringan listrik di ibu kota, Kyiv, dan di wilayah Dnipropetrovsk.

Fasilitas yang ada saat ini memiliki kapasitas untuk menyimpan 400 megawatt-jam (MWh) listrik. Kapasitas tersebut cukup untuk memberi daya kepada 600.000 rumah tangga di Ukraina selama dua jam, yang menunjukkan peran vital teknologi ini dalam memastikan pasokan listrik yang stabil.

Back to latest news

LATEST