Story
AS Mempertimbangkan Larangan Ekspor Diesel untuk Menekan Lonjakan Harga Bahan Bakar, Laporan FT

Summary
Menurut Financial Times, Gedung Putih dilaporkan sedang mempertimbangkan larangan ekspor solar dan bahan bakar olahan lainnya sebagai salah satu dari beberapa opsi untuk menurunkan harga domestik yang melonjak.
Gedung Putih sedang mempertimbangkan berbagai langkah, termasuk potensi larangan ekspor diesel, untuk mengendalikan kenaikan harga bahan bakar domestik di tengah meningkatnya tekanan politik terkait krisis energi, demikian dilaporkan Financial Times pada hari Rabu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Rincian Proposal
Menurut laporan tersebut, para pejabat pemerintah telah memulai diskusi tentang pembatasan penjualan diesel internasional dan telah memberi tahu sekutu, termasuk Inggris, tentang potensi gangguan pasokan. Seorang pejabat Gedung Putih yang dikutip dalam laporan tersebut mengkonfirmasi bahwa berbagai opsi untuk menurunkan harga bahan bakar sedang dievaluasi tetapi menyatakan bahwa belum ada keputusan yang dibuat tentang pembatasan ekspor.
Masalah ini dilaporkan telah menciptakan perpecahan antara perusahaan minyak dan anggota parlemen Republik dari negara bagian pertanian. Kelompok petani telah memperingatkan bahwa biaya diesel yang tinggi dapat berdampak buruk pada petani dan industri terkait, terutama menjelang pemilihan paruh waktu.
Konteks Pasar
Langkah potensial ini terjadi ketika harga diesel AS telah naik secara dramatis. Financial Times melaporkan bahwa harga mencapai $6,53 per galon minggu lalu, peningkatan lebih dari 70% dibandingkan dengan tingkat sebelum perang.
AdLarangan ekspor dapat menurunkan harga domestik dengan membatasi pasokan di dalam AS. Namun, langkah tersebut kemungkinan akan mengganggu pasar energi global, yang sudah ketat, dan dapat memperburuk hubungan dengan sekutu Eropa yang bergantung pada impor bahan bakar AS.
Opsi Lain yang Sedang Ditinjau
Selain larangan ekspor, para pejabat dilaporkan sedang membahas beberapa langkah lain untuk memberikan keringanan di SPBU. Alternatif ini meliputi:
- Pengecualian lebih lanjut untuk Undang-Undang Jones, undang-undang yang mengatur pengiriman maritim antar pelabuhan AS.
- Memberikan berbagai bentuk keringanan pajak.
- Melonggarkan peraturan tentang penggunaan solar berwarna yang lebih murah.