Story

Imbal Hasil Treasury AS Naik, Pasar Antisipasi Nada Hawkish dari Risalah Rapat The Fed

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Imbal Hasil Treasury AS Naik, Pasar Antisipasi Nada Hawkish dari Risalah Rapat The Fed

Summary

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan Zona Euro menguat pada hari Selasa seiring pasar mengantisipasi rilis risalah rapat Federal Reserve bulan Juni yang diperkirakan akan bernada hawkish. Meningkatnya kepercayaan investor di Eropa juga mengurangi daya tarik aset yang dianggap aman.

Text size
Background

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Zona Euro dan Treasury Amerika Serikat (AS) naik pada hari Selasa karena pasar pendapatan tetap bersiap menghadapi rilis risalah rapat Federal Reserve bulan Juni. Selain itu, rebound moral investor regional mendorong pergeseran dari aset pendapatan tetap yang dianggap aman (safe-haven), sehingga menekan harga obligasi dan menaikkan imbal hasilnya.

Di pasar AS, imbal hasil pada surat utang Treasury 10-tahun yang menjadi acuan naik tipis menjadi 4,49%. Sementara itu, imbal hasil Treasury 2-tahun yang sensitif terhadap kebijakan juga menanjak ke level 4,13%. Tren ini terjadi meskipun data penggajian non-pertanian (non-farm payrolls) sebelumnya menunjukkan penambahan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan.

Pendorong utama di balik sikap defensif pasar adalah antisipasi terhadap publikasi risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu. Dokumen ini akan memberikan pandangan terperinci pertama tentang dinamika komite di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Meskipun bank sentral mempertahankan suku bunga stabil bulan lalu, proyeksi ekonomi yang dirilis menunjukkan sinyal yang lebih ketat (hawkish) dan mengejutkan pasar.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di seberang Atlantik, imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10-tahun juga naik menjadi 2,948%. Pasar obligasi Eropa menghadapi tekanan jual setelah indeks Sentix terbaru menunjukkan lonjakan kepercayaan investor Zona Euro yang jauh lebih kuat dari perkiraan. Prospek ekonomi yang membaik mendorong investor untuk beralih dari obligasi pemerintah ke aset yang lebih berisiko seperti saham.

Back to latest news

LATEST