Story
Siltronic Laporkan Pendapatan Q2 di Bawah Target, Revisi Proyeksi 2026

Summary
Produsen wafer asal Jerman ini melaporkan pendapatan dan laba yang sedikit meleset dari ekspektasi analis untuk kuartal kedua, serta menyesuaikan panduan penjualan setahun penuh di tengah berbagai tekanan.
Produsen wafer asal Jerman, Siltronic, melaporkan pendapatan dan EBITDA untuk kuartal kedua (Q2) yang sedikit di bawah ekspektasi analis. Perusahaan juga merevisi panduan penjualannya untuk setahun penuh 2026 di tengah berbagai tantangan operasional dan pasar.
Rincian Kinerja Keuangan Kuartal II
Menurut laporan perusahaan, pendapatan pada Q2 mencapai €321,60 juta, sedikit di bawah estimasi konsensus sebesar €322,34 juta. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) tercatat sebesar €69,40 juta, dibandingkan dengan perkiraan analis sebesar €69,80 juta.
Meski tipis di bawah target, penjualan menunjukkan peningkatan sebesar 4,9% dari kuartal pertama, yang terutama didorong oleh volume penjualan area wafer yang lebih tinggi. Namun, perusahaan mencatat rugi EBIT sebesar €51,90 juta pada kuartal tersebut, dengan marjin EBITDA berada di level 21,60%.
Proyeksi Direvisi dan Konteks Pasar
AdManajemen menjelaskan bahwa kinerja penjualan pada paruh pertama tahun ini menghadapi tekanan dari pelemahan nilai tukar dolar AS dan penutupan salah satu lini produksinya. Profitabilitas juga terpengaruh oleh biaya depresiasi yang lebih tinggi serta peningkatan beban operasional terkait ekspansi kapasitas di Singapura.
Berdasarkan kondisi tersebut, Siltronic merevisi panduan penjualannya untuk setahun penuh 2026. Perusahaan kini memperkirakan penurunan penjualan dalam persentase satu digit rendah hingga menengah dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, perusahaan mempertahankan panduan marjin EBITDA untuk 2026 dalam rentang 20% hingga 24%. Bagi investor, sinyal positif datang dari ekspektasi perusahaan bahwa permintaan untuk wafer 200 mm akan pulih secara signifikan pada paruh kedua tahun 2026.