Story
GMI Cloud Cari Pinjaman $300 Juta Beragun Cip untuk Fasilitas di Thailand

Summary
Mitra Nvidia, GMI Cloud, dilaporkan sedang bernegosiasi untuk mendapatkan pinjaman senilai $300 juta yang dijamin oleh cip untuk mendanai fasilitas pusat datanya di Thailand. Langkah ini menyoroti tren pembiayaan baru di tengah ledakan permintaan kecerdasan buatan (AI).
GMI Cloud, salah satu mitra Nvidia Corp., dilaporkan sedang mengupayakan pinjaman senilai $300 juta untuk mendanai pembelian cip bagi fasilitasnya di Thailand. Langkah ini menandai salah satu dari serangkaian kesepakatan pembiayaan serupa yang semakin populer di Asia, didorong oleh tingginya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Detail Penggalangan Dana
Menurut laporan dari Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, operator pusat data yang berbasis di AS tersebut telah mendekati sejumlah bank dan lembaga kredit swasta untuk mengatur pembiayaan. Dana tersebut secara spesifik akan digunakan untuk membeli cip yang akan dipasang di fasilitas GMI Cloud yang berlokasi di dalam situs yang dioperasikan oleh STT GDC Pte. di Thailand.
Laporan tersebut juga menyebutkan beberapa detail penting dari transaksi yang diusulkan:
- Pengguna Akhir: Tencent Holdings Ltd. akan menjadi pengguna akhir dari cip yang didanai melalui pinjaman ini.
- Imbal Hasil: Kesepakatan ini diperkirakan menawarkan imbal hasil (yield) bagi para pemberi pinjaman di kisaran belasan persen.
- Sumber: Informasi ini bersifat pribadi dan sumber meminta untuk tidak disebutkan namanya.
AdTren Pembiayaan Beragun Cip
Skema pembiayaan yang dijamin oleh cip (chip-backed financing) menjadi area fokus baru bagi para pemberi pinjaman di sektor AI. Para bankir dan perusahaan kredit swasta kini memperluas jangkauan mereka dari sekadar membiayai infrastruktur pusat data, hingga ke perangkat keras yang menjadi otaknya.
Langkah GMI Cloud ini mengikuti kesuksesan sebelumnya di Taiwan, di mana perusahaan baru-baru ini berhasil menutup pinjaman senilai NT$13,9 miliar ($436 juta). Pinjaman tersebut, yang juga dijamin oleh kontrak kapasitas komputasi dari cip canggih, menarik komitmen dari perbankan yang nilainya lebih dari dua kali lipat jumlah yang semula dicari oleh GMI Cloud. Hal ini mengindikasikan tingginya kepercayaan pasar terhadap nilai cip AI sebagai aset jaminan yang likuid dan berharga.