Story

Permintaan Denim Stabil, Levi Strauss Naikkan Proyeksi Pendapatan Tahunan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20262 min read
Permintaan Denim Stabil, Levi Strauss Naikkan Proyeksi Pendapatan Tahunan

Summary

Levi Strauss & Co. menaikkan perkiraan penjualan bersih tahunannya, didorong oleh permintaan yang kuat dan berkelanjutan untuk produk denim dan pakaiannya di tengah ketidakpastian ekonomi.

Text size
Background

Levi Strauss pada hari Rabu menaikkan perkiraan penjualan bersih tahunannya, mengandalkan permintaan yang berkelanjutan untuk produk denim dan pakaiannya, meskipun ketidakpastian ekonomi membebani belanja konsumen secara umum. Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini berhasil melampaui estimasi Wall Street untuk penjualan kuartal kedua, didukung oleh penjualan yang kuat untuk produk denim dan pakaian kasual yang lebih rapi seperti gaya longgar (baggy) dan gombrong, yang sangat populer di kalangan pembeli Gen Z.

Perusahaan produsen jins ini telah memperluas penawarannya di luar denim ke produk seperti gaun, rok, dan atasan, sambil berinvestasi secara signifikan dalam bisnis direct-to-consumer (DTC) yang memiliki margin lebih tinggi. Menurut perusahaan, langkah-langkah ini telah membantu membangun kembali momentum, dengan pendapatan yang tercatat meningkat setiap kuartal selama dua tahun terakhir.

Pendapatan bersih perusahaan naik 8% menjadi $1,56 miliar pada kuartal yang berakhir 31 Mei, melampaui perkiraan analis sebesar $1,52 miliar. Laba per saham yang disesuaikan sebesar 28 sen juga melampaui estimasi 24 sen. Berdasarkan kinerja ini, Levi's kini menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan bersih fiskal 2026 menjadi di kisaran 7,0% hingga 7,5%, naik dari perkiraan sebelumnya yaitu 5,5% hingga 6,5%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Levi's juga menaikkan perkiraan laba per saham yang disesuaikan menjadi antara $1,46 hingga $1,52, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar $1,42 hingga $1,48. CEO Michelle Gass dalam sebuah pernyataan menyebut pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan sebagai "bukti lain bahwa strategi kami berhasil dan tim kami mengeksekusinya dengan baik." Gass menambahkan, "Evolusi kami menjadi perusahaan gaya hidup denim yang mengutamakan DTC... telah menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dan profitabilitas yang lebih tinggi."

Secara regional, penjualan di pasar terbesar Levi's, yaitu Amerika, naik 9% pada kuartal tersebut. Sementara itu, penjualan di Eropa mencatat kenaikan 4%, dan penjualan di Asia melonjak 10%. Kinerja ini kontras dengan beberapa peritel pakaian lain yang melaporkan kehati-hatian konsumen dan permintaan yang tidak merata, terutama untuk pakaian dan barang non-esensial lainnya.

Back to latest news

LATEST