Story

Iran Tetapkan Sejumlah Syarat untuk Buka Kembali Selat Hormuz

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 27, 20262 min read
Iran Tetapkan Sejumlah Syarat untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Summary

Seorang pejabat keamanan senior Iran menyatakan bahwa Teheran sedang menyiapkan daftar syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz, termasuk di antaranya adalah penghentian perang regional dan pencabutan sanksi AS.

Text size
Background

Seorang pejabat tinggi keamanan Iran mengumumkan bahwa Teheran sedang menyusun daftar persyaratan untuk membuka kembali Selat Hormuz, sebuah jalur vital bagi perdagangan energi global. Pengumuman ini dibuat setelah para mediator meminta Iran untuk merinci tuntutan mereka, dengan penghentian perang regional menjadi salah satu syarat utamanya.

Rincian Tuntutan Iran

Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan bahwa daftar syarat tersebut sedang dipersiapkan. Dalam sebuah wawancara dengan Al Manar TV, Rezaei menegaskan bahwa penghentian perang regional adalah salah satu tuntutan utama.

Secara terpisah, seorang juru bicara Garda Revolusi Iran menambahkan bahwa Teheran tidak akan mengizinkan selat tersebut dibuka kembali kecuali Washington memenuhi beberapa poin, antara lain:

  • Mengangkat apa yang disebut Teheran sebagai blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
  • Membayar kompensasi.
  • Menghapus seluruh sanksi yang berlaku.

Konteks Geopolitik dan Pelayaran

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sebelum konflik dimulai pada bulan Februari, Selat Hormuz merupakan jalur bagi sekitar seperlima dari total pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG) global. Sejak saat itu, aktivitas pelayaran di perairan strategis ini sebagian besar terhenti, memberikan tekanan signifikan pada pasokan energi dunia.

Rezaei juga menyebutkan bahwa Iran dan Oman telah menyetujui sebuah koridor pelayaran melalui selat tersebut, yang sebagian berada di perairan Oman dan sebagian lagi di perairan Iran. Menurutnya, kapal-kapal akan menggunakan kanal pusat yang telah ditentukan jika Amerika Serikat bersedia memenuhi syarat-syarat dari Iran. Upaya gencatan senjata sebelumnya yang diumumkan oleh Washington dan Teheran pada bulan April dan Juni telah gagal memulihkan lalu lintas maritim.

Implikasi bagi Pasar Energi

Penutupan berkelanjutan Selat Hormuz menjadi faktor utama yang menopang harga minyak mentah dan LNG global, serta meningkatkan volatilitas pasar. Setiap perkembangan diplomatik, termasuk penetapan syarat oleh Iran, akan dipantau secara ketat oleh para pelaku pasar.

Bagi investor, situasi ini menggarisbawahi premi risiko geopolitik yang signifikan dalam harga energi. Meskipun pembukaan kembali selat ini masih belum pasti, berita tentang potensi negosiasi dapat menyebabkan fluktuasi harga jangka pendek. Sebaliknya, kebuntuan yang terus berlanjut akan mempertahankan kekhawatiran atas keamanan pasokan energi global.

Back to latest news

LATEST