Story
Harga Emas Turun Menjelang Pidato Jackson Hole, Bersiap untuk Pelemahan Mingguan

Summary
Harga emas melemah pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan pertama dalam empat minggu, karena investor menantikan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole untuk petunjuk arah suku bunga AS.
Harga emas bergerak lebih rendah pada hari Jumat dan berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan, seiring investor menantikan pidato penting dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di simposium Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS.
Rincian Harga
Menurut data terbaru, harga emas spot turun 0,4% menjadi $4.584,30 per ons pada pukul 22:58 ET (02:58 GMT). Sementara itu, kontrak emas berjangka AS melemah 0,6% menjadi $4.638,41 per ons.
Logam mulia ini sempat mencapai level tertinggi dalam tiga bulan di dekat $4.700 per ons pada awal pekan ini. Namun, dengan pergerakan terbaru, emas kuning ini bersiap untuk mencatatkan pelemahan mingguan sebesar 0,4%, menghentikan kenaikan yang telah terjadi selama tiga minggu berturut-turut.
Fokus pada Simposium Jackson Hole
Investor mengambil sikap hati-hati menjelang pidato Warsh yang dijadwalkan pada pukul 10:00 ET (14:00 GMT) hari Jumat. Pidato besar pertamanya sebagai ketua The Fed di Jackson Hole ini diawasi secara ketat oleh pasar untuk mencari sinyal mengenai prospek inflasi dan pendekatan bank sentral terhadap suku bunga.
AdData ekonomi terbaru telah mempersulit prospek pelonggaran kebijakan moneter. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, tercatat naik 3,7% secara tahunan hingga Juli, menambah spekulasi bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga tahun ini.
Prospek Suku Bunga dan Dampaknya
Pasar saat ini memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga dengan probabilitas yang semakin tinggi. Berdasarkan CME FedWatch Tool, terdapat 34% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September dan 74% kemungkinan kenaikan pada bulan Desember.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan harga emas. Hal ini karena suku bunga yang naik akan meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, yang merupakan aset tidak memberikan imbal hasil, jika dibandingkan dengan investasi yang memberikan bunga. Meskipun terjadi penurunan pada hari Jumat, emas masih didukung oleh kinerja bulanan yang kuat, dengan kenaikan lebih dari 13% sepanjang bulan Agustus.