Story
Imbal Hasil Obligasi Zona Euro Bertahan di Dekat Level Tertinggi Multi-Tahun karena Pasar Menunggu Keputusan Fed

Summary
Imbal hasil obligasi pemerintah zona euro tetap berada di dekat level tertinggi dalam lebih dari satu dekade pada hari Rabu, dengan para pedagang mengambil posisi defensif menjelang pengumuman kebijakan moneter penting dari Federal Reserve AS.
Imbal hasil obligasi pemerintah zona euro bertahan di dekat level tertinggi sepanjang sejarah pada hari Rabu karena pasar obligasi di seluruh benua mengadopsi sikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga penting dari Federal Reserve AS. Biaya pinjaman jangka pendek tetap berada di puncak multi-tahun, mencerminkan ekspektasi pasar yang terus-menerus untuk periode kebijakan moneter ketat yang berkepanjangan.
Imbal Hasil Jerman di Level Kunci
Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 2 tahun (Schatz) yang sensitif terhadap kebijakan tetap stabil di 3,25%, berada di dekat level tertinggi dalam tiga tahun. Level ini menunjukkan bahwa investor memperkirakan tekanan berkelanjutan dari bank sentral untuk memerangi inflasi.
Sementara itu, imbal hasil obligasi acuan Jerman 10 tahun (Bund) diperdagangkan sekitar 3,544%, level yang belum pernah terlihat sejak 2011. Obligasi jangka panjang mengalami sedikit penurunan setelah beberapa hari penjualan besar-besaran, dengan imbal hasil obligasi Jerman 30 tahun sedikit turun dari level tertinggi 15 tahun menjadi sekitar 3,897%.
Sorotan pada Federal Reserve
Fokus pasar telah beralih ke Washington, di mana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan merilis pernyataan kebijakannya. Pasar keuangan telah memperkirakan probabilitas sekitar 92% bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin, menurut Investing.com.
AdLangkah yang diharapkan ini mengikuti kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa pekan lalu, yang membawa suku bunga acuannya menjadi 2,50%. Investor akan mengamati dengan cermat konferensi pers pasca-pertemuan untuk mendapatkan panduan apakah ini merupakan penyesuaian tunggal atau awal dari siklus pengetatan yang lebih luas untuk mengekang inflasi yang terus-menerus.
Tekanan Pasar yang Lebih Luas
Yang mendasari imbal hasil yang tinggi di Eropa adalah premi risiko yang signifikan yang didorong oleh beberapa faktor. Harga energi yang tetap tinggi terus mengancam ekspektasi inflasi bagi konsumen dan bisnis, dengan harga minyak mentah Brent tetap stabil di atas $113 per barel di tengah kekhawatiran pasokan.
Selain itu, pasar uang memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin dari ECB pada akhir tahun ini. Lingkungan pengetatan global juga diperkuat oleh ekspektasi bahwa Bank of Japan akan mulai memperketat kebijakan moneternya sendiri pada hari Jumat.