Story
Harga Gandum Euronext Turun untuk Hari Kedua Akibat Ketidakpastian Ekspor Laut Hitam

Summary
Harga berjangka gandum Eropa turun untuk sesi kedua berturut-turut, mengikuti penurunan di Chicago, karena para pedagang menilai dampak berkelanjutan dari gangguan ekspor dari wilayah Laut Hitam.
Kontrak berjangka gandum Euronext ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat, mengikuti tren serupa di pasar Chicago, karena para pedagang terus mempertimbangkan situasi kompleks seputar ekspor gandum dari Rusia dan Ukraina.
Pergerakan Harga
Kontrak gandum penggilingan Desember di bursa Euronext yang berbasis di Paris berakhir turun 0,8% menjadi €241,50 ($277,07) per metrik ton, menurut data dari Investing.com. Terlepas dari penurunan harian, kontrak tersebut sebagian besar tidak berubah pada akhir pekan.
Di AS, kontrak berjangka gandum Chicago mengalami penurunan yang lebih tajam sekitar 2%. Pasar Amerika menghadapi tekanan penurunan tambahan dari penguatan dolar AS, yang naik ke level tertinggi tujuh minggu, membuat ekspor AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Pasar Mempertimbangkan Faktor-Faktor yang Bertentangan
AdPerdagangan minggu ini ditandai dengan volatilitas yang signifikan karena investor bergulat dengan sinyal yang bertentangan dari wilayah Laut Hitam. Pasar tetap sensitif terhadap perkembangan apa pun yang terkait dengan konflik Rusia-Ukraina.
Para pedagang memantau dengan cermat beberapa faktor kunci yang menciptakan gejolak pasar:
- Upaya diplomatik yang bertujuan untuk meredakan konflik.
- Laporan tentang serangan militer yang terus berlanjut di wilayah Laut Hitam yang dapat mengganggu pengiriman barang.
- Tanda-tanda yang saling bertentangan bahwa pasokan gandum dari Rusia dan Ukraina masih berhasil mencapai pasar global.