Story

Harga Gandum Euronext Melonjak di Tengah Eskalasi Ketegangan Laut Hitam

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 14, 20261 min read
Harga Gandum Euronext Melonjak di Tengah Eskalasi Ketegangan Laut Hitam

Summary

Harga gandum berjangka di bursa Euronext menguat, membukukan kenaikan mingguan karena aksi militer di Laut Hitam memicu kekhawatiran baru tentang gangguan ekspor biji-bijian dari Rusia dan Ukraina.

Text size
Background

Harga gandum di bursa Euronext naik pada hari Jumat, menutup pekan dengan penguatan signifikan seiring meningkatnya aksi militer di kawasan Laut Hitam yang memicu kekhawatiran pasar terhadap keamanan pengiriman biji-bijian dari Rusia dan Ukraina.

Rincian Kenaikan Harga

Menurut data pasar, kontrak gandum untuk pengiriman Desember di Euronext naik 1,3% menjadi €235,75 per metrik ton pada pukul 15.53 GMT. Harga sempat menyentuh level tertinggi dalam dua minggu di €237,50, dan berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1,6%.

Kontrak berjangka untuk bulan September memimpin kenaikan dengan lonjakan 2,5% menjadi €227 per ton, didukung oleh penyesuaian teknis menjelang masa berakhirnya kontrak. Di pasar lain, harga gandum berjangka Chicago juga naik sekitar 3%, yang turut ditopang oleh pelemahan dolar AS.

Eskalasi Konflik Picu Kekhawatiran Pasokan

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen pasar dipengaruhi oleh laporan militer Ukraina yang menyatakan telah menyerang kompleks pemrosesan kondensat gas Novatek milik Rusia di pelabuhan Baltik, Ust-Luga. Perkembangan ini, ditambah dengan penolakan Rusia terhadap potensi gencatan senjata di Laut Hitam, menambah kekhawatiran investor.

Serangan balasan selama berminggu-minggu oleh kedua negara terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut telah mengurangi volume pengiriman, termasuk dari pelabuhan ekspor biji-bijian utama Rusia di Novorossiysk. Serangan di pelabuhan Baltik menimbulkan pertanyaan baru tentang keamanan rute ekspor alternatif bagi biji-bijian Rusia.

Implikasi bagi Pasar

Bagi investor, eskalasi ini meningkatkan premi risiko yang terkait dengan pasokan biji-bijian dari Laut Hitam, yang merupakan wilayah pengekspor utama dunia. Gangguan berkelanjutan pada rute pelayaran krusial ini berpotensi menjaga volatilitas harga komoditas pangan global dalam jangka pendek hingga menengah. Ketidakpastian mengenai keamanan ekspor dari Rusia dan Ukraina akan terus menjadi fokus utama para pelaku pasar.

Back to latest news

LATEST