Story

Saham AI China Melonjak Dipicu Laporan Rencana IPO DeepSeek

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 15, 20261 min read
Saham AI China Melonjak Dipicu Laporan Rencana IPO DeepSeek

Summary

Saham-saham kecerdasan buatan China, termasuk Zhipu AI dan MiniMax, menguat tajam menyusul laporan bahwa startup AI terkemuka, DeepSeek, berencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) tahun ini.

Text size
Background

Saham-saham perusahaan model kecerdasan buatan (AI) China melonjak pada hari Rabu, didorong oleh laporan bahwa salah satu pemain utama di sektor ini, DeepSeek, sedang merencanakan penawaran umum perdana (IPO) di akhir tahun ini. Sentimen positif ini mengangkat saham-saham sejenis yang telah menjadi favorit investor sepanjang tahun.

Katalis dari Rencana IPO

Menurut laporan dari Bloomberg pada hari Rabu, DeepSeek sedang bersiap untuk mengajukan IPO di China daratan secepatnya tahun ini. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa perusahaan sedang dalam proses mencari pendanaan swasta dengan valuasi setidaknya $71 miliar, sebuah peningkatan signifikan dari valuasi $50 miliar yang dicapai beberapa minggu sebelumnya setelah mengumpulkan dana sebesar $7 miliar.

Berita ini secara langsung memicu minat beli di pasar. Saham Zhipu AI, yang diperdagangkan sebagai Knowledge Atlas Tech Joint Stock (HK:2513), melonjak hampir 9%. Sementara itu, saham MiniMax Group Inc (HK:0100) melesat hampir 15%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kinerja Para 'Macan AI'

DeepSeek, Zhipu AI, dan MiniMax merupakan bagian dari kelompok startup yang dijuluki "Macan AI" China, yang dianggap sebagai pemimpin dalam upaya pengembangan AI di negara tersebut. Popularitas DeepSeek meningkat secara global setelah model R1-nya, dan laporan terbaru menunjukkan model V4-nya menempati peringkat pertama di antara model AI sumber terbuka (open-source).

Kinerja saham para "Macan AI" yang sudah terdaftar di bursa cukup beragam. Zhipu AI, yang melantai pada bulan Januari, telah mencatatkan kenaikan luar biasa lebih dari 1.500% sepanjang tahun 2026. Sebaliknya, MiniMax mengalami penurunan dan kini diperdagangkan 25% lebih rendah secara *year-to-date*, meskipun sempat melonjak tiga kali lipat setelah debutnya.

Back to latest news

LATEST