Story

Chevron, ONGC, dan Raksasa Energi Lainnya di Ambang Kesepakatan Final di Venezuela

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 1, 20262 min read
Chevron, ONGC, dan Raksasa Energi Lainnya di Ambang Kesepakatan Final di Venezuela

Summary

Sejumlah perusahaan energi internasional, termasuk Chevron, ONGC, dan GE Vernova, dilaporkan hampir menyelesaikan perjanjian untuk memperluas proyek di Venezuela, yang dapat meningkatkan produksi minyak negara OPEC tersebut secara signifikan.

Text size
Background

Sejumlah perusahaan energi internasional terkemuka, termasuk Chevron dari AS, ONGC dari India, dan GE Vernova, dilaporkan berada di jalur untuk menandatangani perjanjian final di Venezuela setelah berbulan-bulan negosiasi. Menurut lima sumber yang mengetahui persiapan tersebut, kesepakatan ini bertujuan untuk memantapkan berbagai proyek energi di negara anggota OPEC tersebut.

Detail dan Sifat Perjanjian

Sebagian besar perjanjian ini merupakan bagian dari proses migrasi kontrak minyak ke amandemen undang-undang hidrokarbon Venezuela. Peraturan yang diperbarui ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan asing untuk memperluas dan mengoperasikan ladang minyak, mengekspor barel, dan mengelola hasil penjualan tunai.

Selain migrasi kontrak, beberapa pakta juga menetapkan persyaratan untuk proyek energi dan kelistrikan baru. Dua sumber menyatakan bahwa daftar final perusahaan yang akan menandatangani perjanjian masih dalam tahap finalisasi, karena para eksekutif sedang menyelesaikan negosiasi di menit-menit terakhir.

Ekspansi Signifikan oleh Pemain Utama

Perjanjian yang melibatkan Chevron diperkirakan akan "berukuran signifikan". Menurut sumber, perusahaan raksasa AS ini berupaya menambahkan satu blok di Sabuk Orinoco yang luas dan menegosiasikan area di Monagas Utara yang dapat menjadi sumber utama pengencer (diluent) untuk produksi minyak super beratnya.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Perusahaan lain juga membuat kemajuan signifikan:

  • GeoPark dari Kolombia dilaporkan telah maju dalam negosiasi untuk ladang minyak berat Bare di Orinoco, yang dapat memberinya akses ke cadangan hingga 1 miliar barel.
  • Eni dari Italia, yang telah memiliki proyek gas lepas pantai Perla, menyatakan sedang bekerja sama dengan mitranya di Venezuela untuk "mendukung revitalisasi sektor energi negara tersebut".

Konteks Pasar dan Implikasi

Perjanjian-perjanjian ini terpisah dari pakta yang lebih besar antara Caracas dan Washington yang diumumkan sebelumnya, yang bertujuan agar AS mengamankan saham di 17 ladang minyak dengan cadangan terbukti sekitar 64 miliar barel. Proyek yang lebih besar tersebut diperkirakan dapat meningkatkan produksi minyak Venezuela hingga 1,5 juta barel per hari (bph) dalam jangka panjang, lebih dari dua kali lipat output saat ini sebesar 1,25 juta bph.

Bagi investor dan pasar energi global, peningkatan fleksibilitas kontrak dan potensi peningkatan produksi dari Venezuela dapat membantu menstabilkan pasokan minyak global. Kesepakatan ini menandakan potensi kembalinya investasi asing yang signifikan ke sektor energi Venezuela, meskipun tantangan politik dan ekonomi tetap ada.

Back to latest news

LATEST