Story

Harga Biji Kanola ICE Menguat, Pasar Antisipasi Laporan Produksi Tanaman Kanada

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20261 min read
Harga Biji Kanola ICE Menguat, Pasar Antisipasi Laporan Produksi Tanaman Kanada

Summary

Kontrak berjangka biji kanola di bursa ICE ditutup lebih tinggi pada hari Senin di tengah volume perdagangan yang tipis, karena investor menantikan laporan produksi tanaman penting dari pemerintah Kanada yang akan dirilis minggu ini.

Text size
Background

Harga kontrak berjangka (futures) biji kanola di bursa Intercontinental Exchange (ICE) berakhir lebih tinggi pada perdagangan hari Senin, seiring para pelaku pasar mengambil sikap menunggu menjelang rilis laporan produksi tanaman dari pemerintah Kanada.

Detail Perdagangan dan Sentimen Pasar

Kontrak biji kanola untuk pengiriman November tercatat naik $6,10 dan ditutup pada harga $823 per metrik ton. Aktivitas perdagangan dilaporkan berlangsung sepi, menunjukkan keengganan para petani untuk melakukan penjualan secara agresif.

Menurut seorang pedagang yang dikutip oleh Investing.com, kenaikan harga baru-baru ini telah membuat para penjual cenderung menahan diri. Sentimen ini berkontribusi pada volume perdagangan yang terbatas karena pasar menunggu data fundamental yang lebih jelas.

Fokus pada Laporan Pemerintah

Fokus pasar saat ini tertuju pada laporan yang akan dirilis oleh Statistics Canada pada hari Rabu. Laporan ini akan menjadi publikasi pertama dari lembaga tersebut yang memberikan estimasi produksi untuk tanaman-tanaman utama di Kanada.

Laporan tersebut akan mencakup proyeksi untuk:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Biji kanola
  • Gandum musim semi (spring wheat)
  • Gandum durum
  • Tanaman lainnya

Para pedagang memperkirakan Statistics Canada akan memproyeksikan total produksi biji kanola tahun ini mencapai sekitar 22 juta metrik ton.

Faktor Pendukung dari Pasar Komoditas

Kenaikan harga biji kanola juga mendapat dukungan dari penguatan di pasar energi dan minyak nabati lainnya. Harga minyak mentah Brent terpantau naik 1,5% dan diperdagangkan di atas $106 per barel, yang secara positif memengaruhi komponen minyak nabati dari kanola.

Di bursa Chicago, harga komoditas terkait juga bergerak lebih tinggi. Kontrak berjangka minyak kedelai (soyoil) naik sebesar 0,73%, sementara harga kedelai menguat 0,6%, memberikan sentimen positif tambahan bagi kompleks minyak nabati secara keseluruhan.

Back to latest news

LATEST