Story
Dolar Kanada Mengalami Penghentian Sementara Reli Tujuh Hari Menjelang Keputusan Suku Bunga Bank of Canada dan Fed

Dolar Kanada stabil terhadap dolar AS pada hari Senin, menghentikan tren kenaikan selama tujuh hari karena investor memposisikan diri menjelang keputusan suku bunga penting dari Bank of Canada dan Federal Reserve AS akhir pekan ini. Tujuh sesi kenaikan berturut-turut menandai tren kenaikan terpanjang mata uang tersebut sejak Maret 2022.
Pergerakan Pasar
Dolar Kanada diperdagangkan hampir tidak berubah pada C$1,4010 per dolar AS, setara dengan 71,38 sen AS. Mata uang tersebut diperdagangkan dalam kisaran sesi C$1,3999 hingga C$1,4055, menurut data pasar yang dikutip oleh Investing.com.
Penghentian momentum ini terjadi setelah dolar Kanada mencapai level intraday terkuatnya sejak 16 September pada hari Jumat, ketika menyentuh C$1,3966 sebelum mengurangi sebagian kenaikannya.
Bank Sentral dalam Fokus
Para pelaku pasar mata uang kini menantikan pengumuman kebijakan moneter dari Bank of Canada (BoC) dan Federal Reserve AS, yang keduanya dijadwalkan pada hari Rabu, 28 Oktober. Keputusan ini diharapkan akan menentukan arah jangka pendek pasangan USD/CAD.
AdPasar mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga dari BoC, karena para pembuat kebijakan menilai risiko bahwa harga energi yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada inflasi yang lebih luas. Namun, prospek ekonomi domestik yang lebih lemah dapat mempersulit keputusan bank sentral untuk memperketat kebijakan lebih lanjut.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Dolar Kanada
Selain kebijakan bank sentral, kinerja dolar Kanada sangat dipengaruhi oleh harga minyak dan pergeseran sentimen investor terhadap dolar AS.
- Harga Minyak: Karena Kanada merupakan eksportir energi utama, nilai dolar Kanada sering kali berkorelasi dengan pergerakan harga minyak mentah.
- AS Permintaan Dolar:** Status dolar AS sebagai aset safe-haven berarti bahwa perubahan ketegangan geopolitik dapat memengaruhi permintaannya, yang pada gilirannya berdampak pada nilai tukar USD/CAD.