Story

Saham Bloom Energy Anjlok Akibat Kemunduran Pusat Data AI Oracle

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 24, 20261 min read
Saham Bloom Energy Anjlok Akibat Kemunduran Pusat Data AI Oracle

Summary

Saham Bloom Energy anjlok tajam setelah sebuah laporan mengungkapkan bahwa Oracle telah menggunakan klausul force majeure pada proyek pusat data AI utama, dengan alasan penundaan kritis pada jalur pipa gas alam yang dibutuhkan untuk memberi daya pada sel bahan bakar Bloom.

Text size
Background

Saham Bloom Energy (NYSE: BE) turun hampir 5,0% dalam perdagangan pagi setelah laporan Bloomberg menyatakan bahwa Oracle (NYSE: ORCL) menggunakan klausul force majeure terkait proyek pusat data kecerdasan buatan besar yang direncanakan akan menggunakan teknologi Bloom.

Proyek Jupiter Menghadapi Ketidakpastian

Menurut laporan tersebut, Oracle mengirimkan pemberitahuan force majeure kepada unit Stack Infrastructure milik Blue Owl Capital untuk "Proyek Jupiter," sebuah kampus pusat data AI senilai $165 miliar yang direncanakan di New Mexico. Pemberitahuan tersebut menandakan niat Oracle untuk berpotensi menangguhkan pembayaran jika fasilitas tersebut tidak beroperasi pada tanggal peluncuran yang ditargetkan pada tahun 2028.

Proyek ini dirancang khusus untuk didukung oleh sel bahan bakar bertenaga gas alam milik Bloom Energy. Masalah kontraktual ini sekarang menempatkan peran penting Bloom dalam proyek infrastruktur besar tersebut dalam bahaya.

Penundaan Pipa Kritis Sebagai Inti Masalah

Akar masalahnya adalah penundaan serius dalam pembangunan pipa gas alam yang dikembangkan oleh Energy Transfer LP (NYSE: ET). Pembangunan jalur pipa, yang sangat penting untuk pengoperasian sel bahan bakar Bloom di lokasi tersebut, telah ditunda hampir enam bulan hingga Februari 2027 setelah berulang kali ditolak izinnya oleh Kantor Pertanahan Negara Bagian New Mexico, menurut laporan tersebut.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Tanpa jalur pipa yang berfungsi, kampus tersebut kehilangan sumber daya listrik utamanya. Kemunduran ini telah menimbulkan kekhawatiran yang lebih luas, dengan saham Oracle dan Blue Owl Capital juga jatuh setelah berita tersebut.

Konteks Pasar dan Hambatan Lainnya

Penurunan harga saham Bloom diperparah oleh sentimen penghindaran risiko yang lebih luas di pasar, karena S&P 500, Dow, dan Nasdaq semuanya mundur di tengah tekanan dari imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi.

Investor juga memantau gugatan class action sekuritas federal yang sedang berlangsung terhadap Bloom Energy, yang menuduh perusahaan tersebut menyesatkan investor. Batas waktu pengajuan gugatan oleh penggugat utama yang semakin dekat pada 28 September 2026 membuat risiko hukum ini tetap menjadi fokus bagi perusahaan.

Back to latest news

LATEST