Story
Saham Bloom Energy Anjlok Akibat Laporan Short-Seller Mengenai Rantai Pasokan Tiongkok

Summary
Saham Bloom Energy Corp anjlok secara signifikan setelah firma short-seller Hunterbrook Capital merilis laporan yang menuduh perusahaan tersebut salah menginformasikan independensi rantai pasokannya dari Tiongkok, khususnya terkait pasokan skandium.
Saham Bloom Energy Corp (BE) anjlok 7,4% dalam perdagangan sore hari setelah firma short-seller Hunterbrook Capital merilis laporan terperinci yang menuduh perusahaan energi bersih itu memberikan informasi yang keliru mengenai independensi rantai pasokannya dari Tiongkok.
Dalam laporannya, Hunterbrook mengklaim bahwa Bloom bergantung pada skandium yang bersumber dari Tiongkok, sebuah unsur tanah jarang yang penting untuk sel bahan bakar oksida padatnya. Tuduhan ini bertentangan dengan pernyataan berulang dari CEO K.R. Sridhar yang menyatakan bahwa perusahaan "tidak memiliki rantai pasokan Tiongkok". Hunterbrook mengatakan pihaknya mengidentifikasi empat rute perdagangan terpisah yang terkait dengan Tiongkok dan mengutip perwakilan dari Hunan Oriental Scandium yang mengonfirmasi bahwa mereka adalah pemasok skandium terbesar bagi Bloom.
Laporan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan dan permintaan, dengan alasan bahwa ambisi Bloom untuk meningkatkan produksi tahunan hingga 5 gigawatt akan membutuhkan hampir seluruh proyeksi pasokan skandium oksida global. Hal ini membuat target pertumbuhan tersebut tampak tidak dapat dicapai secara komersial. Hunterbrook juga mengungkapkan bahwa mereka memegang posisi jual (short position) pada saham BE, yang menambah tekanan jual terhadap saham tersebut.
AdBloom Energy menanggapi dengan menyatakan sedang meninjau laporan tersebut dan berniat untuk mengoreksi catatan yang ada, tetapi belum mengeluarkan sanggahan penuh. Penurunan saham diperparah oleh sentimen negatif di sektor energi bersih setelah perusahaan sejenis, FuelCell Energy, menetapkan harga penawaran saham dengan diskon tajam, yang memicu kekhawatiran lebih luas tentang kondisi pendanaan di sektor tersebut.