Story
Saham Baidu Melonjak Berkat Rencana Dual-Primary Listing di Hong Kong

Summary
Baidu mengumumkan rencana untuk mengubah status pencatatannya di Bursa Efek Hong Kong menjadi dual-primary listing, sebuah langkah yang mendorong kenaikan sahamnya sebesar 4% dalam perdagangan pra-pasar.
Saham raksasa teknologi Tiongkok, Baidu (NASDAQ:BIDU), melonjak 4% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Senin menyusul pengumuman rencana perusahaan untuk mengubah statusnya menjadi pencatatan primer ganda (*dual-primary listing*) di Bursa Efek Hong Kong.
Rincian Rencana Konversi
Menurut pernyataan resmi, dewan direksi Baidu telah menyetujui mosi untuk secara sukarela melakukan konversi ke *dual-primary listing* di Papan Utama Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Perusahaan menargetkan konversi ini akan efektif dalam tahun 2026.
Setelah proses selesai, Baidu akan secara resmi tercatat di dua bursa utama: Papan Utama HKEX dan Nasdaq Global Select Market. Saham biasa Kelas A dan *American depositary shares* (ADS) milik perusahaan akan terus diperdagangkan di kedua bursa dan tetap bersifat saling dapat dipertukarkan (*fungible*).
AdImplikasi bagi Investor
Langkah menuju *dual-primary listing* merupakan peningkatan status yang signifikan dari pencatatan sekunder saat ini. Hal ini menempatkan Baidu di bawah pengawasan regulasi penuh dari otoritas Hong Kong dan Amerika Serikat, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor.
Secara krusial, status ini membuka peluang bagi saham Baidu untuk dimasukkan ke dalam program Stock Connect. Skema tersebut akan memungkinkan investor dari Tiongkok daratan untuk membeli dan menjual saham Baidu secara langsung, yang berpotensi memperluas basis investor dan meningkatkan likuiditas saham secara signifikan. Reaksi pasar yang positif mengindikasikan optimisme investor terhadap langkah strategis ini.