Story
Saham Ather Energy Melonjak Didorong Persetujuan Investasi dari Hero MotoCorp

Summary
Saham produsen kendaraan listrik ini menguat tajam setelah Hero MotoCorp menyetujui suntikan dana hingga ₹10 miliar, di tengah rencana penggalangan modal yang lebih besar dan kinerja penjualan yang kuat.
Saham Ather Energy melonjak 6,8% menjadi ₹1.283,5 pada hari Rabu setelah produsen kendaraan roda dua Hero MotoCorp menyetujui investasi hingga ₹10 miliar ($104,1 juta) di perusahaan kendaraan listrik (EV) tersebut.
Rincian Investasi Hero MotoCorp
Hero MotoCorp mengungkapkan pada hari Selasa bahwa dewan direksinya telah menyetujui investasi tersebut. Suntikan dana ini akan dilakukan melalui langganan saham ekuitas tambahan dan surat berharga lainnya dari Ather melalui alokasi preferensial.
Langkah ini memperkuat posisi Hero sebagai investor strategis di Ather, menunjukkan kepercayaan pada prospek pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan ketat di pasar EV India.
Momentum Operasional dan Penggalangan Dana
Investasi ini merupakan bagian dari rencana penggalangan dana Ather yang lebih besar. Perusahaan sedang dalam proses menghimpun modal baru hingga ₹2.500 crore melalui saham ekuitas, obligasi konversi mata uang asing, atau instrumen konversi lainnya.
AdKredibilitas rencana ini didukung oleh kinerja operasional yang kuat. Menurut laporan, penjualan ritel Ather pada bulan Juni melonjak lebih dari 114% secara tahunan menjadi 31.188 unit, melampaui perkiraan analis. Selain itu, pendapatan perusahaan untuk tahun fiskal 2026 tumbuh sekitar 63% sementara kerugian menyempit secara signifikan, memberikan narasi pertumbuhan yang solid bagi investor institusional.
Konteks Industri dan Prospek
Langkah penggalangan dana ini dilakukan di tengah meningkatnya persaingan di segmen kendaraan listrik roda dua, dengan para pesaing utama seperti Ola Electric, TVS, dan Bajaj Auto yang juga berekspansi secara agresif. Namun, sentimen sektor ini tetap positif didukung oleh lingkungan kebijakan yang kondusif.
Contohnya adalah rancangan proposal di Delhi untuk membatasi pendaftaran kendaraan roda dua bertenaga bensin baru mulai tahun fiskal 2029. Kebijakan semacam ini telah meningkatkan minat investor terhadap pemain EV yang sudah mapan dan berskala seperti Ather.