Story

Indeks AEX Naik 0,47% karena Saham Teknologi dan Telekomunikasi Memimpin Kenaikan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 25, 20261 min read
Indeks AEX Naik 0,47% karena Saham Teknologi dan Telekomunikasi Memimpin Kenaikan

Summary

Indeks acuan AEX Belanda ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, naik 0,47% berkat kinerja saham-saham teknologi dan telekomunikasi, dengan Adyen dan KPN termasuk di antara saham-saham berkinerja terbaik.

Text size
Background

Saham-saham Belanda menguat pada penutupan perdagangan Jumat, dengan indeks acuan AEX naik berkat kenaikan di sektor teknologi dan telekomunikasi. Indeks yang berbasis di Amsterdam ini mengakhiri sesi dengan kenaikan 0,47%, mencerminkan sentimen positif di kalangan investor.

Pergerakan Indeks dan Luasnya Pasar

Sesi perdagangan menunjukkan kenaikan yang luas, dengan 52 saham di Bursa Efek Amsterdam naik dibandingkan dengan 37 saham yang turun, sementara 11 saham tetap tidak berubah. Kenaikan ini dipimpin oleh beberapa perusahaan teknologi dan jasa utama.

  • Adyen NV (AS:ADYEN) menjadi saham dengan kinerja terbaik, dengan sahamnya melonjak 3,79% dan ditutup pada harga 875,50.
  • Koninklijke KPN NV (AS:KPN) menyusul, dengan raksasa telekomunikasi ini menambahkan 2,60%.
  • IMCD NV (AS:IMCD), distributor bahan kimia khusus, juga mencatatkan kenaikan yang kuat sebesar 2,20%.

Di sisi negatif, SBM Offshore NV (AS:SBMO) turun 1,85%, dan perusahaan barang konsumsi besar Unilever PLC (AS:ULVR) turun 0,88%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kinerja Sektor dan Pasar yang Lebih Luas

Penutupan positif di Amsterdam sebagian besar didorong oleh minat investor terhadap saham di sektor Telekomunikasi, Kesehatan, dan Teknologi. Ekspektasi volatilitas pasar tetap rendah, dengan indeks Volatilitas AEX tetap stabil di 21,09.

Di pasar yang lebih luas, harga energi menghadapi tekanan penurunan. Kontrak berjangka minyak mentah untuk pengiriman November turun 2,85% menjadi $91,91 per barel. Sebaliknya, kontrak berjangka emas Desember naik 0,74% menjadi $4.329,70 per troy ounce, sementara Indeks Dolar AS Berjangka melemah sebesar 0,37%.

Back to latest news

LATEST